nuansa sendu
hari bergulir
setetes embun mengalir
menetes di naungan keheningan kalbuku
pupus terhapus bayngmu nan kian menghilang
jejak mu smkn semu
diterpa bayngan palsu
mimpi itu hanya bunga ygg tak kunjung heti
berdegup hati bertanyaslahkah daku?
haruskah q slalu menatap perih luka ini
jiwaku hanyut oleh bayang semu
tapi tuk sementara waktu
q yakin semua kan kembali
seiring janji suci
di bawah naungan ILLAHI RABBI
ku setia menanti
di setiap nafas ku panjatkan doa
ku ukir kisah
walau terhambat kenangan lalu
kau hiasan kalbuku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar